Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dailami Firdaus juga mengaku senang dengan adanya kesepakatan antara pihaknya dengan Kemenag RI.
“Ini sebagai wujud komitmen Visi Universitas Islam As-Syafi’iyah sebagai pusat pengembangan dan pengamalan agama, ilmu dan teknologi. Kami akan mendukung penuh kegiatan ini tentunya,” tegas dia.
Pihaknya juga berencana untuk menampung kreasi hasil Kompetensi Robotik Madrasah dalam sebuah museum prestasi khusus.
Armin lrawan, selaku Chairman IRTC menambahkan, pihaknya telah berpengalaman dalam mengadakan kompetensi robotik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami punya komitmen kuat membantu Kemenag RI menjadikan Madrasah sebagai pusat pengembangan Teknologi Inovasi Robotik, yang tentunya ke depan kita punya SDM unggul yang mampu membuat Robot bagi kemaslahatan Bangsa,” katanya. (sng)










