Suarapena.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bahwa rencana kerja (Renja) Pemprov Jabar di tahun 2023 ini relatif tak ada program baru.
Kerja yang akan dilakukan sifatnya hanya menguatkan program yang sudah berjalan baik dan memperbaiki program yang kurang.
“Sisa masa jabatan saya (bersama Pak Uu) tidak ada program baru, yang ada adalah menyempurnakan saja,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil dalam keterangan tertulis, Selasa (3/1/2023).
Menurut Kang Emil, program Petani Milenial yang masih kurang di beberapa lini akan diperbaiki. Begitu pula program lain seperti OPOP, Desa Digital, dan lainnya.
Di sisi lain, dirinya mengaku happy lantaran penyerapan APBD Jabar tahun 2022 mencapai 96 persen. Penyerapan anggaran hampir 100 persen ini sebelumnya belum pernah dicapai.
Dia pun mengapresiasi perangkat daerah atas kedisiplinan dalam merencanakan program kerja serta komitmen untuk merealisasikan. Sehingga, manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Penyerapan anggaran tahun 2022 pecah rekor di 96 persen, ini menandakan Pemdaprov Jabar sangat disiplin dan akurat dalam merencanakan,” ucap Emil.
Sebagai informasi, masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil bersama Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum akan habis per 5 September 2023 atau kurang lebih tinggal delapan bulan lagi.
Tercatat selama empat tahun memimpin Jabar, pemda maupun provinsi telah memperoleh 451 penghargaan baik tingkat nasional, maupun internasional.
Dan puncak pencapaian sejauh ini adalah kehadiran Masjid Raya Al Jabbar di Gebebage, Kota Bandung, yang mana akhirnya Provinsi Jabar memiliki masjid raya sendiri. (Sp/Pr)










