Suarapena.com, JAKARTA – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur mencatat sebanyak 1.745 titik jalan berlubang telah diperbaiki sejak awal Februari 2026. Perbaikan dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Januari lalu.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, mengatakan hujan yang turun hampir setiap hari menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan. Kondisi itu mempercepat kerusakan lapisan aspal dan memicu munculnya lubang baru.
“Sejak awal Februari hingga sekarang, tercatat sudah ada 1.745 titik jalan berlubang di Jakarta Timur yang telah ditambal. Perbaikan ini kami lakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujar Benhard, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan secara bertahap di 10 kecamatan dengan melibatkan personel Pasukan Kuning. Dalam prosesnya, digunakan material hotmix sebanyak 558,62 meter kubik, coldmix 1.575,68 meter kubik, scrap 427,04 meter kubik, serta beton 0,12 meter kubik.
Secara keseluruhan, panjang jalan yang telah diperbaiki mencapai 2.758,86 meter dengan lebar rata-rata 0,93 meter. Adapun total luas perbaikan mencapai 2.561,46 meter persegi.
Menurut Benhard, setiap lokasi perbaikan rata-rata dikerahkan delapan hingga sepuluh personel. Selain melakukan penambalan, petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan di sekitar titik pekerjaan.
Sejumlah ruas jalan yang telah diperbaiki antara lain Jalan Kolonel Sugiono, Jalan Laksamana Malahayati, Jalan DI Panjaitan, dan Jalan Raya Matraman.
Benhard menambahkan, kondisi jalan berlubang bersifat dinamis karena dapat kembali muncul setelah hujan deras atau terjadi genangan.
“Kami melakukan pemantauan setiap hari. Jika ditemukan kerusakan, perbaikan langsung dilakukan,” kata dia.
Sementara itu, Cahyadi (51), warga Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani jalan berlubang.
“Kami mengucapkan terima kasih. Kami berharap seluruh jalan berlubang di Jakarta Timur dapat segera diperbaiki,” ujar Cahyadi. (sp/bj)










