Scroll untuk baca artikel

Ekbis

Ribut Soal Impor, Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman

×

Ribut Soal Impor, Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi didampingi Dirut Perum Bulog Budi Waseso saat meninjau Gudang Bulog, Maret tahun lalu/Net.
Presiden Jokowi didampingi Dirut Perum Bulog Budi Waseso saat meninjau Gudang Bulog, Maret tahun lalu/Net.

SUARAPENA.COM – Setelah hampir satu bulan penuh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) memantau pelaksanaan penyerapan gabah beras petani pada musim panen raya tahun ini, akhirnya stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dinyatakan aman.

“Setelah berminggu-minggu semua Direksi Bulog turun ke sawah untuk memantau dan memastikan penyerapan produksi petani dalam negeri, per hari ini stok beras Bulog sudah tembus satu juta ton,” tutur Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/3/2021).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Budi mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan yang dilakukan Bulog sampai dengan akhir maret tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.

Per 26 Maret, kata dia, Bulog sudah menyerap sebanyak lebih dari 180 ribu ton setara beras produksi dalam negeri dari seluruh Indonesia.

Berita Terkait:  Sebanyak 35.845 Nakes Sudah Terima Insentif dan Santunan

“Serapan harian Bulog tahun ini, rata-rata sudah mencapai 10 ribu ton per hari, dan akan cenderung meningkat lagi dalam beberapa minggu ke depan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo memastikan bahwa beras hasil panen petani akan diserap oleh pemerintah melalui Bulog.

Jokowi juga memerintahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membantu terkait anggaran tersebut.

“Saya pastikan beras petani akan diserap oleh Bulog dan saya akan segera memerintahkan Menteri Keuangan agar membantu terkait anggarannya,” ujar Jokowi dalam keterangan persnya pada Jumat (26/3/2021) yang ditayangkan di Kanal youtube Sekretariat Kabinet.

Jokowi pun memastikan tidak akan ada beras impor yang masuk ke Indonesia sampai pertengahan tahun ini.

Berita Terkait:  Ganjar Pranowo Potong Rambut Gimbal Syifa di Dieng Culture Festival

Ia menyebut bahwa Indonesia bahkan sudah tidak mengimpor beras hampir tiga tahun ini.

“Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021, tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita (Indonesia),” tegasnya.

Dirinya juga meminta agar polemik seputar impor beras itu dihentikan. Pasalnya, dapat mempengaruhi harga gabah di tingkat petani.

“Saya tahu kita memasuki masa panen dan harga beras di tingkat petani belum sesuai yang diharapkan.

Oleh sebab itu, saya minta segera hentikan perdebatan yang berkaitan dengan impor beras. Ini justru bisa membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok,” pungkasnya. (Bo)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca