“Mari melestarikan Budaya Bekasi yang juga menjadi kekayaan bangsa,” sambung Mahfudz.
Di tempat yang sama, budayawan nasional Ridwan Saidi menegaskan, Film BABE dari Leiden ke Bekasi menjadi salah satu contoh agar kebudayaan disampaikan tidak seperti dongeng.
Kata dia, saat ini adalah era peradaban yang seharusnya ada penyampaian budaya dalam sebuah cerita nyata.
“Film ini layak untuk ditonton, mudah-mudahan bisa membenahi Mulok (Muatan Lokal) di Bekasi,” harap Ridwan yang juga berperan dalam Film BABE dari Leiden ke Bekasi.










