Dede mengungkapkan, dalam survei ini, responden juga ditanya terkait kecepatan Pj Bupati Dani Ramdan dalam merespon dan menangani keluhan masyarakat.
“Hasilnya, 53,23 persen responden menjawab sangat puas, 27,10 persen puas, 14,19 persen sedang, 4,19 persen tidak puas dan 1,29 persen sangat tidak puas,” ujarnya.
Terkait tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di masa kepemimpinan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, responden yang mengaku sangat puas 51,61 persen, 29,35 persen menyebutkan puas, 15,81 persen menilai sedang, kemudian responden yang menjawab tidak puas sebesar 3,23 persen.
“Artinya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di Kabupaten Bekasi di masa Pj Bupati Bekasi sebesar 80,96 persen,” ungkapnya.
Dede menandaskan, LSC berharap ke depannya, kritik yang konstruktif, kebijakan starategis maupun langkah korektif yang akan diambil dan ditentukan oleh berbagai pihak hendaknya berbasis data. Artinya, tidak hanya mengedepankan persepsi. Tidak hanya pemerintah daerah, oposisi maupun kritikus mesti menyadari betul peran data dan interpretasinya.
“Kedepan, sangat mungkin juga bagi LSC untuk melakukan survei kepuasan masyarakat terhadap perangkat daerah atau dinas yang ada di Kabupaten Bekasi untuk masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya. (sng)










