Suarapena.com, BEKASI – Hari Raya Iduladha identik dengan melimpahnya daging kurban, baik sapi maupun kambing. Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih kesulitan mengolah daging agar empuk dan bebas bau prengus.
Padahal, cara penanganan dan pengolahan daging yang tepat sangat menentukan cita rasa masakan. Kesalahan dalam proses penyimpanan maupun memasak dapat membuat daging menjadi alot hingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Berikut sejumlah tips mengolah daging kurban agar lebih lezat dan sehat dikonsumsi saat Iduladha.
1.Tidak mencuci daging sebelum disimpan
Daging kurban yang belum akan dimasak sebaiknya tidak langsung dicuci. Mencuci daging mentah justru dapat memicu pertumbuhan bakteri dan mempercepat proses pembusukan.
Jika ingin disimpan di freezer, cukup bersihkan bagian kotor menggunakan tisu atau lap bersih. Setelah itu, potong daging sesuai kebutuhan dan simpan dalam wadah tertutup rapat.
2.Mengurangi bau prengus dengan bahan alami
Khusus daging kambing, aroma prengus sering menjadi kendala saat diolah. Untuk mengatasinya, masyarakat disarankan tidak mencuci daging menggunakan air.
Sebagai alternatif, daging bisa dilumuri air perasan jeruk nipis atau dibungkus daun pepaya selama sekitar 20 hingga 30 menit sebelum dimasak.
Penggunaan rempah-rempah seperti jahe, serai, kemangi, dan ketumbar juga dapat membantu menyamarkan aroma prengus pada masakan.
3.Menggunakan teknik rebus 5-30-7
Salah satu cara agar daging cepat empuk tanpa panci presto adalah menggunakan teknik rebus 5-30-7.
Caranya, rebus daging selama lima menit dalam air mendidih. Setelah itu, matikan api dan diamkan panci dalam kondisi tertutup selama 30 menit. Kemudian rebus kembali selama tujuh menit.
Teknik ini dinilai efektif melunakkan serat daging sekaligus lebih hemat gas.
4.Membuang buih saat perebusan
Pada perebusan pertama, biasanya muncul buih putih di permukaan air. Buih tersebut berasal dari sisa darah dan kotoran yang keluar dari daging.
Buih perlu dibuang agar kaldu menjadi lebih bening, bersih, dan tidak meninggalkan bau amis.
5.Mengimbangi konsumsi daging dengan sayur dan buah
Selain memperhatikan cara memasak, masyarakat juga perlu mengatur porsi konsumsi daging selama Iduladha.
Daging kurban mengandung lemak cukup tinggi sehingga perlu diimbangi dengan asupan sayur dan buah. Penggunaan santan berlebihan juga sebaiknya dikurangi untuk menjaga kadar kolesterol dan kesehatan tubuh.
Dengan pengolahan yang tepat, daging kurban dapat menjadi hidangan yang lezat, empuk, dan tetap sehat untuk dinikmati bersama keluarga. (sp/pr)










