SUARAPENA.COM – Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) kembali menutup kegiatan pendakian.
Penutupan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Balai Besar TNGGP Nomor: SE.1887/BBTNGGP/Tek.2/12/2021.
Keputusan ditutupnya TNGGP juga merujuk pada kebijakan dan imbauan BMKG Citeko Bogor mengenai potensi cuaca ekstrem.
Di samping itu, hal itu juga sebagai upaya pemulihan ekosistem kawasan, khususnya sepanjang jalur pendakian.
“Kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ditutup sementara untuk umum mulai tanggal 31 Desember 2021 s.d. 31 Januari 2022,” bunyi surat edaran yang dirilis pada Rabu (29/12/2021) kemarin.
Pihak TNGGP pun menyertakan catatan bagi para calon pendaki yang sudah membayar melalui proses booking online.
Para pendaki diminta untuk menjadwal ulang waktu pendakian. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi bagian pelayaan pendakian Balai Besar TNGGP.
Sebelumnya, TNGGP sempat dibuka pada pertengahan November 2021. Pembukaan pendakian itu dengan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen.
Ada beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi oleh calon pendaki Gunung Gede Pangrango seperti, diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan memiliki aplikasi PeduliLindungi.
Wisatawan dan calon pendaki juga harus memperlihatkan hasil atau kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama. Jika belum vaksin, diwajibkan membawa hasil tes antigen H-1 atau tes PCR H-2. (Sng/Bo)










