“Pelaksanaan TMMD selama 30 hari sampai dengan 9 November 2022,” terangnya.
Sebagai informasi, kegiatan TMMD dibiayai dana dari Pemprov Jateng, Pemkab Semarang, Baznas, dan swadaya masyarakat senilai total Rp471.449.000. Sedangkan unsur pelaksana kegiatan, berasal dari Kodim 0714/Salatiga, Polsek Bringin, Denkesyah Salatiga, Pemkab Semarang, dan warga Desa Sendang.
Sedangkan di Kabupaten Jepara, TMMD Sengkuyung III digelar di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo. Program ini akan membangun jalan beton sepanjang 1.010 meter dan merenovasi lima rumah tidak layak huni di desa tersebut yang akan dilaksanakan pada 11 Oktober hingga 22 November 2022.
Komandan Kodim 0719/Jepara Mukhamad Husnur Rofiq menyampaikan, nantinya jalan beton tersebut akan digunakan untuk aktivitas warga, terutama bagi petani. Sehingga, nanti jalan tersebut dapat mempermudah akses petani, untuk mengangkut hasil panennya.
Komandan Korem 073/Makutarama Kolonel Inf Purnomosidi menyampaikan, selaij pembangunan fisik, program TMMD juga turut andil dalam memberikan layanan kesehatan, pendidikan karakter, dan bantuan produktif bagi masyarakat.
“TMMD adalah kegiatan bakti TNI lintas sektoral, bersinergi dengan pemerintah daerah mewujudkan percepatan pembangunan, sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat,” ucap Purnomosidi.










