Suarapena.com, JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menegaskan larangan kendaraan sumbu tiga melintas di jalan tol selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) serta hasil koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait.
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi bersama, pelaksanaan pengamanan arus lalu lintas selama masa Nataru sejauh ini berjalan dengan baik.
“Dalam analisa dan evaluasi bersama, sesuai arahan Menteri Perhubungan dan hasil kesepakatan SKB, kendaraan sumbu tiga dilarang melintasi jalan tol,” ujar Agus, Senin (29/12/2025).
Selain di jalan tol, pengaturan juga diberlakukan di jalur arteri. Kendaraan sumbu tiga hanya diperbolehkan melintas pada jam-jam tertentu.
“Untuk jalur arteri sudah diatur waktunya, yakni mulai pukul 17.00 hingga pagi hari,” kata dia.
Agus mengimbau para pengusaha angkutan barang dan pengemudi kendaraan sumbu tiga untuk mematuhi ketentuan tersebut. Ia menegaskan, Korlantas Polri akan melakukan penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.
“Kami akan melakukan tindakan tegas, termasuk penilangan, karena yang diprioritaskan adalah kegiatan kemanusiaan, keselamatan, serta kelancaran perjalanan masyarakat yang melaksanakan Natal, Tahun Baru, dan liburan,” ujarnya.
Sementara itu, hasil evaluasi Operasi Nataru juga menunjukkan tren positif pada aspek keselamatan lalu lintas. Agus menyebutkan, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
“Korban kecelakaan lalu lintas dengan fatalitas meninggal dunia turun sebesar 23,23 persen,” kata Agus.
Penurunan angka fatalitas tersebut menjadi modal penting bagi jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga berakhirnya Operasi Nataru. Korlantas Polri juga telah menyiapkan sejumlah strategi pengamanan arus balik, baik di jalan tol, jalur arteri, penyeberangan, maupun kawasan wisata.
“Strategi pengamanan arus balik sudah disiapkan agar perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar,” tutur Agus. (sp/hp)










