Scroll untuk baca artikel

Suara Bali

Wamen Ni Luh Sebut Pentingnya Pengembangan Pantai Lovina Bali

×

Wamen Ni Luh Sebut Pentingnya Pengembangan Pantai Lovina Bali

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, saat menyebut pentingnya pengembangan di Pantai Lovina Bali, agar menjadi destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan.

Suarapena.com, BALI – Pantai Lovina yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali, kini tengah mendapat perhatian besar dari pemerintah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berkualitas dan berkelanjutan.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengungkapkan pentingnya pengembangan kawasan ini untuk meningkatkan pengalaman wisatawan, sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat lokal.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Pengembangan pariwisata ini membutuhkan waktu, namun dengan kolaborasi yang baik antara seluruh pihak, kita dapat menyiapkan berbagai fasilitas dan aktivitas pariwisata yang memadai demi kenyamanan dan keamanan wisatawan,” ujar Ni Luh dalam kunjungan kerjanya yang dilaksanakan baru-baru ini di Pantai Lovina, Selasa (10/12/2024).

Ni Luh menegaskan bahwa pengembangan Lovina bertujuan untuk meningkatkan length of stay wisatawan, yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat sekitar.

Berita Terkait:  Batik Indonesia Bersinar di Istana Berbatik, Sampai ke Kancah Internasional

Ia juga menyoroti pentingnya beralih dari pariwisata massal menjadi pariwisata berkualitas, sesuai dengan citra Bali yang ingin dipromosikan sebagai destinasi wisata premium.

Selama kunjungan tersebut, Ni Luh juga meninjau berbagai fasilitas yang akan ditingkatkan, seperti toilet umum, dermaga, serta rencana pembangunan sentra kuliner dan area pedestrian yang akan mendukung kenyamanan wisatawan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto, turut menambahkan bahwa pengembangan Pantai Lovina dan kawasan Buleleng merupakan bagian dari upaya untuk mendistribusikan wisatawan secara merata di seluruh Bali.

Untuk itu, sejak 25 September 2024, telah diluncurkan paket wisata 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara) yang bertujuan mengurangi konsentrasi pariwisata di wilayah tertentu.

Berita Terkait:  Kunjungan Wisman Meningkat 20 Persen di 2024, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Hariyanto percaya bahwa potensi Buleleng sangat besar, dan Lovina memiliki kemampuan untuk bersaing dengan destinasi wisata ternama lainnya di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody, memastikan kesiapan daerahnya untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam pengembangan pariwisata.

“Kami akan memetakan sarana prasarana dan akses internal untuk disesuaikan dengan rencana pengembangan pemerintah pusat,” ujarnya.

Dody juga menambahkan bahwa konektivitas jalur laut, khususnya melalui kapal cepat, akan menjadi prioritas utama, dengan harapan dapat terealisasi pada tahun 2025.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Pantai Lovina siap menjadi destinasi unggulan yang tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. (sp/prk)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca