Suarapena.com, BEKASI – Akses jalan lingkungan yang lebih baik dan saluran air yang tertata menjadi manfaat yang mulai dirasakan warga Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi. Pembangunan gapura, pemasangan saluran air u-ditch, hingga pengaspalan jalan yang sebelumnya diusulkan masyarakat kini telah terealisasi. Capaian ini mendapat apresiasi warga saat Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, Yenny Kristianti, menggelar Reses III Tahun 2026 di RT 06 RW 02 Jaticempaka, Selasa (13/10/2026).
Ketua RT 06, Rizki, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya sejumlah usulan warga. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat tidak sekadar ditampung, tetapi juga ditindaklanjuti melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.
“Alhamdulillah, pembangunan gapura, u-ditch, dan pengaspalan jalan di wilayah kami sudah terealisasi. Tentu ini sangat membantu warga dan kami mengapresiasi apa yang sudah diperjuangkan,” ujar Rizki.
Menanggapi apresiasi tersebut, Yenny mengatakan bahwa pembangunan yang telah terealisasi merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang selama ini diperjuangkannya sebagai wakil rakyat.
Ia menjelaskan, realisasi pembangunan tidak hanya berlangsung di RT 06 RW 02. Sejumlah pembangunan lingkungan di RT 05 RW 02 dan RT 02 RW 02, Kelurahan Jaticempaka, juga telah terealisasi.
“Alhamdulillah, beberapa usulan warga sudah terealisasi. Ini tentu menjadi hal yang patut disyukuri. Saya juga berpesan agar fasilitas yang sudah dibangun bisa dijaga dan dirawat bersama,” kata Yenny.
Meski sejumlah pembangunan telah terealisasi, kebutuhan infrastruktur di Jaticempaka masih menjadi perhatian. Dalam kegiatan reses tersebut, warga kembali menyampaikan berbagai usulan, mulai dari perbaikan saluran air, pengaspalan jalan lingkungan, hingga pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
Berbagai usulan itu mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap lingkungan permukiman yang lebih nyaman, aman, dan tertata. Perbaikan saluran air diharapkan dapat mendukung kelancaran drainase, sementara pengaspalan jalan dan pemasangan PJU menjadi kebutuhan penting untuk menunjang mobilitas serta aktivitas warga sehari-hari.
Yenny menegaskan, setiap lingkungan memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, penyerapan aspirasi secara langsung menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Terakhir, Yenny berharap, melalui reses ini, aspirasi warga Jaticempaka dapat terus dikawal agar kebutuhan infrastruktur yang belum terpenuhi segera ditindaklanjuti dan manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat.
“Masih banyak kebutuhan yang disampaikan warga. Insyaallah, aspirasi ini akan kami perjuangkan dan kawal. Mana yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat, itu yang akan terus kami upayakan agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya. (sp/wb)







