Kelima Mengingat dan Merasakan Penderitaan Orang Lain
Merasakan rasa lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang lain. Karena pengalaman rasa lapar dan haus yang dirasakan ketika berpuasa akan berakhir ketika azan maghrib telah berkumandang, sementara penderitaan yang dirasakan orang lain entah kapan berakhirnya. Dari sini, semestinya puasa akan mampu menumbuhkan dan memantapkan rasa solidaritas kita kepada saudara-saudara kita yang mengalami penderitaan yang belum teratasi, seperti penderitaan saudara-saudara kita di Aceh, Maluku dan negara lain seperti Irak, Palestina, Suriah dan lainnya.
Lima hal ini barang kali bisa dijadikan sajian dalam ceramah-ceramah ramadan, sehingga umat Islam yang berpuasa lebih menikmati puasanya. (*)










