Suarapena.com, JEPARA – Ardi Setiawan namanya. Pemuda asal Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara Kota itu tak pernah menyangka kalau usaha rumahannya mampu menembus pasar hingga luar daerah.
Pembuatan sandal kulit yang diawali dari iseng-iseng ini bahkan kebanjiran pesanan.
Meski mendapat respon positif, namun Ardi belum mampu untuk mengelola pasarnya. Hingga akhir itu dirinya mencoba mengikutsertakan produknya lewat Lapak Ganjar.
“Ya, Lapak Ganjar, iseng ikut dan dipromosikan oleh Pak Ganjar. Akhirnya laris banget dan terjual banyak, bahkan sampai Kalimantan dan Sumatera,” ujar Ardi dalam keterangannya, Senin (20/2/2023).
Dengan modal kulit bekas, Ardi merancang dan menjahit sendiri produknya itu sesuai selera. Ardi juga menghitung kualitas sandal yang dibuatnya agar tak mudah rusak.
“Saya itu suka sandal model slop kulit. Tapi karena saya sering beli sandal kulit hanya bertahan sampai satu bulan terus rusak, akhirnya saya bikin sendiri dan awet,” ungkapnya.
Dari hasil penjualan ke teman-teman dekat dan luar daerah, Ardi pun saat ini mampu membeli mesin jahit sendiri. Kini, ia terus mengembangkan produknya dengan berinovasi model.
Produk sandal kulitnya relatif murah. Hanya dibanderol Rp90 ribu sampai Rp125 ribu per pasangnya.
“Lapak Ganjar itu bagus karena bisa bantu UMKM kecil seperti aku ini. Semoga Lapak Ganjar selalu ada,” pungkasnya.
Bagi para konsumen yang ingin membeli produk Ardi bisa dilihat di instagramnya dengan nama @guvenli.leatther. (Sp/Pr)










