Bupati juga meminta para camat dan seluruh anggota forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkompinca) terkait untuk aktif menciptakan iklim dan situasi yang kondusif, mengingat masih ditemukannya potensi eskalasi tinggi di beberapa desa.
Afif berharap, kepala desa terpilih nantinya mampu memajukan desanya tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Karenanya, pilkades harus bersih dari politik uang.
“Saya minta, Pilkades 26 Oktober 2022 bebas dari adanya money politic (politik uang). Ini untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman, nyaman, dan demokratis,” pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo menekankan, persiapan Pilkades Serentak benar-benar dipersiapkan secara matang agar tidak ada kendala baik teknis maupun nonteknis di lapangan.
Sebagai informasi, seleksi tambahan bakal calon dilaksanakan pada 28 September 2022, sedangkan ujian tertulis akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2022 di Gedung BLK Disnakertrans Wonosobo. (Doni/sng)










