Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jogja

Bantu Mahasiswa Terdampak Bencana, Pemda DIY Salurkan Rp300 Ribu/Bulan

×

Bantu Mahasiswa Terdampak Bencana, Pemda DIY Salurkan Rp300 Ribu/Bulan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa perantau terdampak bencana mendapatkan bantuan Rp300/bulan selama enam bulan dari Pemda DIY.
Mahasiswa perantau terdampak bencana mendapatkan bantuan Rp300/bulan selama enam bulan dari Pemda DIY.

Suarapena.com, YOGYAKARTA – Kabar baik untuk mahasiswa perantau! Pemda DIY melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan living cost bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini merupakan arahan langsung dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, agar mahasiswa tetap bisa fokus kuliah meski jauh dari kampung halaman.

Bekerja sama dengan Bank BPD DIY dan kampus-kampus di Yogyakarta, Pemda DIY memproses aktivasi rekening dan verifikasi data bagi 1.296 mahasiswa terdampak. Proses ini berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (23–24/12) di TMPN Kusumanegara, dengan tujuan agar bantuan tunai Rp300.000 per bulan selama enam bulan langsung bisa diterima tanpa ribet.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, mengatakan koordinasi dengan perguruan tinggi jadi kunci sukses pendataan mahasiswa.

Berita Terkait:  Puan Ajak Semua Perkuat Solidaritas di Tengah Rentetan Bencana di Tanah Air

“Kami pastikan dana sampai ke mahasiswa yang benar-benar terdampak. Hari ini fokus kami pada verifikasi data dan pembukaan rekening, supaya bantuan bisa segera digunakan,” ujar Endang.

Proses ini juga dijalankan dengan transparansi penuh, agar bantuan tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari BAZNAS DIY, yayasan mitra, hingga 52 perguruan tinggi di DIY, membuat penyaluran bantuan berjalan lancar.

Berita Terkait:  Ada Potensi Gerakan Tanah di 144 Kecamatan Sumbar

Salah satu penerima manfaat, Nur Hayati, mahasiswa ITDA asal Aceh Gayo, menyatakan rasa syukurnya.

“Bantuan ini sangat membantu saya dan keluarga. Insya Allah akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tidak akan disalahgunakan,” ungkapnya.

Dengan bantuan ini, mahasiswa perantau terdampak bencana kini bisa bernapas lega. Mereka tetap bisa fokus belajar, menempuh kuliah, dan menghadapi tantangan di perantauan tanpa harus khawatir soal biaya hidup sehari-hari. (sp/uk)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca