Scroll untuk baca artikel

Suara Banten

Berjuang Melawan Kebakaran di TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Gelar Shalat istisqa’

×

Berjuang Melawan Kebakaran di TPA Rawa Kucing, Pemkot Tangerang Gelar Shalat istisqa’

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, TANGERANG – Dalam rangka merespon situasi pasca kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Pemerintah Kota Tangerang telah mengadakan kembali salat istisqa’ dan doa bersama.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, berbagai OPD, dan warga sekitar, dan dilaksanakan di Posko BPBD yang berlokasi di TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada hari Sabtu (28/10).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Sekretaris Daerah, Herman Suwarman, menyampaikan bahwa pegawai dan masyarakat telah berkumpul kembali di TPA Rawa Kucing untuk melaksanakan salat istisqa’ dan berdoa agar hujan turun.

Berita Terkait:  Buka Lomba Ramba Cisadane III, Arief: Saya Bisa Jadi Wali Kota Berkat Pramuka

“Kami berkumpul untuk berdoa lagi, memohon agar hujan turun di Kota Tangerang, khususnya di lokasi TPA Rawa Kucing. Doa bukan hanya sekali, semakin banyak kita berdoa, semoga Allah SWT akan mengabulkan doa kita,” kata Herman setelah melaksanakan salat istisqa’.

Menurut Sekda, kebakaran yang masih terjadi di beberapa titik disebabkan oleh suhu panas yang ekstrem di sekitar TPA. “Kami terus melakukan pemadaman, baik dari darat maupun udara. Water bombing masih dilakukan serta pemadaman melalui pipa injeksi dan penyemprotan,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Wali Kota Tangerang Tinjau Proyek Pembangunan Graha Santri 2210 dan Renovasi Masjid Raya Al-A'zhom

Sekda menambahkan bahwa situasi di TPA Rawa Kucing masih dalam proses pemadaman. “Seluruh petugas masih berjuang untuk memadamkan api di TPA,” ujar Herman.

Herman berharap masyarakat terus berdoa dan mendukung upaya pemadaman. “Dengan doa dan upaya bersama, semoga hujan segera turun dan situasi di TPA Rawa Kucing dapat segera mereda,” tutupnya. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca