Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mencatat penurunan signifikan angka pengangguran terbuka sepanjang 2025. Salah satu faktor utamanya adalah keberhasilan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang menyalurkan 6.206 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke dunia kerja profesional.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan BKK berperan strategis sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Saat ini, terdapat 116 BKK yang tersebar di seluruh SMK di Kota Tangerang.
“Keberadaan BKK memberikan kontribusi besar dalam menekan angka pengangguran terbuka. Sebanyak 6.206 lulusan berhasil ditempatkan di berbagai sektor industri, ini menjadi bukti bahwa lulusan SMK memiliki daya saing yang baik,” kata Ujang, Sabtu (27/12/2025).
Ujang menjelaskan, Pemkot Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas pelatihan di setiap BKK agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut dia, peningkatan kompetensi lulusan menjadi kunci agar penyerapan tenaga kerja dapat terus meningkat.
“Saat ini, 100 persen SMK di Kota Tangerang telah memiliki BKK. Kami berharap ke depan BKK dapat mencetak lulusan yang semakin kompeten dan siap bersaing di dunia industri,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang memastikan dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan BKK, baik melalui alokasi anggaran maupun fasilitasi kerja sama dengan dunia usaha dan industri.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal sekaligus menjaga tren penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang. (sp/pr)










