Scroll untuk baca artikel
Parlemen dan Politik

Buku Menjemput Mandat Presiden untuk Anies Baswedan Diluncurkan oleh Relawan Bro Anies dan PPR

×

Buku Menjemput Mandat Presiden untuk Anies Baswedan Diluncurkan oleh Relawan Bro Anies dan PPR

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, JAKARTA – Buku berjudul Menjemput Mandat Presiden yang ditulis oleh Yusuf Blegur, Ketua Umum BroNies dan mantan presidium GMNI, diluncurkan di Posko Pejuang AMIN, Jl. Pandeglang No 41 Menteng Jakarta Pusat, pada Sabtu sore (25/11/2023).

Buku ini merupakan bagian dari Trilogi Mengetuk Pintu Langit yang mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Acara launching dan bedah buku ini dihadiri oleh ratusan relawan Bro Anies dan Posko Pilihan Rakyat (PPR), serta beberapa tokoh politik dan akademisi.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Menurut Yusuf Blegur, buku Menjemput Mandat Presiden adalah buku pertama yang mengulas tentang rekam jejak, rekam karya dan rekam prestasi Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta dan sebagai tokoh nasional. Buku ini juga mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintahan Jokowi yang dinilai menyimpang dari konstitusi dan merugikan rakyat.

Yusuf Blegur menambahkan bahwa dua buku lainnya dalam trilogi ini akan segera terbit, yaitu Buku Upaya Penjegalan dan Kriminalisasi Anies: Berbahayakah Anies Bagi Oligarki pada bulan Desember 2023, dan buku Antiklimaks Soekarnoisme: Anies Putra Sang Fajar pada bulan Januari 2024.

Berita Terkait:  Cium Kaki Ibu, Pasangan AMIN Lebih dari Sekedar Presiden dan Wakil Presiden

Yusuf Blegur berharap bahwa trilogi ini bisa menjadi bahan sosialisasi dan edukasi bagi rakyat Indonesia tentang sosok Anies Baswedan yang layak menjadi presiden. Yusuf Blegur juga meminta Timnas Pasangan AMIN untuk menyebarluaskan buku-buku ini ke seluruh pelosok negeri saat kampanye nanti.

Berita Terkait:  Anies-Muhaimin Dapat Dukungan dari Aktivis Reformasi 1998

Acara bedah buku ini juga diisi dengan diskusi yang menghangatkan suasana. Salah satu panelis, Jumhur Hidayat, menyatakan bahwa Jokowi bukanlah pemimpin yang hebat, melainkan pemimpin yang ditakuti oleh rakyat.

Jumhur Hidayat menyerukan agar rakyat berani untuk menggulingkan rezim Jokowi yang sudah melanggar konstitusi. Panelis lainnya, Prof. Anthony Budiawan, secara tegas menuduh Jokowi sebagai pengkhianat bangsa karena banyak melakukan kesalahan-kesalahan fundamental dalam penyelenggaraan negara. (sng)