SUARAPENA.COM – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar lebih jeli melihat peluang usaha sesuai dengan kebutuhan yang ada pada desa setempat. Dalam hal ini, BUMDes diharapkan mampu menjadi pendamping untuk usaha-usaha yang ada di desa-desa tersebut sehingga perekonomian masyarakat dapat maju dan berkembang.
“Pertama legalitas BUMDes harus disiapkan, dalam hal ini Dispermades P3A akan melakukan pendampingan. BUMDes bergerak pada bisnis yang terlihat, jika di sebuah desa sudah ada toko-toko, BUMDes hadir sebagai suplier untuk toko-toko tersebut dengan pendampingan dari Disperindag,” ungkap Arif usai Penanaman Kelengkeng Perdana Kebun Kelengkeng Bumdes Agung Makmur di Kebun Kelengkeng BUMDes Agung Makmur, Jeruk Agung Klirong.
Pada kesempatan tersebut, ia mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Jeruk Agung melalui BUMDes Agung Makmur dengan penanaman Bibit Kelengkeng sejumlah 450 bibit berjenis Kateki.
Arif menilai hal tersebut sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Dalam hal ini pemerintah desa Jeruk Agung berusaha mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa guna membentuk ekonomi kerakyatan yang diharapkan kedepannya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Jeruk Agung Klirong.
Ia berpesan agar pemerintah desa berkolaborasi dalam pelaksanaan pembangunan, dimana satu desa dengan desa lain juga saling berkomunikasi agar pembangunan bisa terlaksana dengan cepat dan tepat. Sehingga apabila seluruh element dapat bersinergi dalam pembangunan, maka diyakini Kabupaten Kebumen akan bisa meninggalkan posisinya dari Kabupaten termiskin se-Jawa tengah.
“Kami harapkan seluruh Pemerintah Desa untuk melaksanakan pembangunan dengan kolaborasi, ketika bisa menyinkronkan berbagai element maka pembangunan di desa tersebut bisa terlaksana dengan cepat dan tepat,” tutupnya. (Cat)










