Scroll untuk baca artikel
Pena KitaPendidikan

Catatan Akhir Pekan UNBK SMK

×

Catatan Akhir Pekan UNBK SMK

Sebarkan artikel ini

Oleh Tarmin Cahyo Haryono,

Jurnalis Pendidikan di Kota Bekasi

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

SISWA kelas XII SMK telah menjalankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sekalipun belum 100% sekolah dapat melaksanakannya, atau sekolah menjalankan UNBK tapi harus menumpang ke sekolah lain.

Saat ini, giliran siswa SMA mengikuti UNBK. Sepertinya pemerintah pusat paham betul bahwa kondisi riil sekolah masih banyak yang belum memiliki sarana komputer yang memadai, sehingga akan banyak sekolah yang akan menumpang. Pelaksanaan ujian sekolah SMA dan SMK pun tidak bisa dilakukan berbarengan.

Berita Terkait:  Sekolah Penyelenggara UNBK Sedikit, Jumlah Peserta UNBK Lebih Banyak

Kondisi ini tentunya juga akan berdampak pada proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi siswa SMK. Mungkin juga sekolah SMA minggu kemarin juga diliburkan, karena lab sekolah dipinjam SMK untuk mengikuti ujian. Kelas X dan XI, mereka harus diliburkan karena sekolah digunakan untuk pelaksanaan ujian SMA.

Berita Terkait:  Kelulusan Pendidikan Kesetaraan Sangat Bergantung pada Hasil UN

Kabar Tak Sedap

Kabar tak sedap pun berhembus ada bargaining antar sekolah terkait anggaran untuk pelaksanaan ujian tersebut. Dan kalau itu benar, tentu siswa kelas X dan kelas XI yang dirugikan, karena KBM diliburkan sekolah lantaran kelas dipinjamkan untuk sekolah lain.

Berita Terkait:  Khusyuk , Ratusan Pelajar di Bekasi Ikut Aksi 313

Belajar dari pengamatan saat sekolah diadakan akreditasi, banyak sekolah meminjam dari sekolah lain demi kejar akreditasi. Mudah-mudahan, pinjam lab komputer bukan karena dampak dari pinjam pemakaian UNBK yang dilatarbelakangi oleh tawar menawar uang sebagai alasan utama. Tapi murni memang banyak sekolah yang sejatinya belum siap menerapkan teknologi untuk bisa melaksanakan UNBK. (*)