Suarapena.com, BEKASI – Kerjasama antara BPBD Kabupaten Bekasi dan PDAM Tirta Bhagasasi Cabang Babelan menghasilkan distribusi air bersih. Pendistribusian 15.000 liter air bersih dilakukan untuk warga yang mengalami kekeringan.
Ahmad Sofyan, Sekretaris Destana Kedung Pengawas, mengatakan bahwa pendistribusian air bersih dilakukan di Desa Kedung Pengawas, yaitu di Kadus 2 (RT 014 dan 015) dan Kadus 3 (RT 020, 021, 018).
“Alhamdulilah, pendistribusian air bersih dari BPBD berlangsung dengan baik dan warga sangat antusias dengan membawa galon dan ember untuk mengambil air bersih secara bergiliran di dua Kadus dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, dibantu oleh Destana Kedung Pengawas,” kata Ahmad Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (01/09/2023).
Menurut Sofyan, kekeringan di musim kemarau tahun ini baru terjadi lagi setelah sekitar 5 tahun lalu juga terjadi kekeringan di Desa Kedung Pengawas.
“Ya, karena musim kemarau akibat dari dampak El-Nino yang menyebabkan debit air sumur bawah tanah milik warga menjadi kering dan hujan belum turun sehingga beberapa wilayah di desa kami terkena dampak kekeringan,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat terutama di kadus 2 dan kadus 3 agar menggunakan air bersih dengan bijak dan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran irigasi.
“Untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan terutama di saluran irigasi, serta masyarakat dapat menghemat air untuk keperluan sehari-harinya,” tutupnya. (sng)










