Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Jabar

Penebangan Puluhan Pohon di Bandung Diusut

×

Penebangan Puluhan Pohon di Bandung Diusut

Sebarkan artikel ini
Penebangan 35 pohon di Bandung diusut, Pemkot telusuri dugaan kepentingan komersial.
Penebangan 35 pohon di Bandung diusut, Pemkot telusuri dugaan kepentingan komersial.

Suarapena.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kasus penebangan 35 pohon di empat lokasi di Kota Bandung masih dalam proses penanganan.

Pemkot Bandung tidak hanya menelusuri dugaan pelanggaran aturan, tetapi juga memeriksa kemungkinan adanya kepentingan komersial atau pembangunan yang melatarbelakangi penebangan tersebut.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, proses penegakan hukum terhadap kasus tersebut harus diselesaikan hingga tuntas.

“Saya akan fokus ke Cijerah dulu karena Cijerah juga belum ada solusi. Setelah itu kita akan pastikan seluruh penegakan yustisi Perda di penebangan 35 pohon ini tuntas selesai,” ujar Farhan, Rabu (12/8/2026).

Farhan mengatakan, Pemkot Bandung tidak ingin penanganan kasus berhenti pada pemberian sanksi administratif.

Menurut dia, yang lebih penting adalah mengungkap secara jelas latar belakang penebangan pohon, termasuk pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau bukan ini, bukan masalah sanksi. Sanksinya mah ringan. Tapi penyelesaiannya mesti tuntas,” kata Farhan.

Ia menyebut terdapat indikasi kepentingan komersial dalam sejumlah kasus penebangan pohon yang tengah diperiksa.

Berita Terkait:  Wali Kota Bandung Meninggal Dunia

Namun, indikasi tersebut masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Itu yang sedang diselidiki. Kalau saya melihatnya ada indikasi. Indikasi itu mesti menjadi sebuah BAP, berita acara pemeriksaan. Ini yang sedang kita upayakan semuanya,” ujarnya.

Selain penebangan pohon di Jalan Riau, Pemkot Bandung memperluas pemeriksaan ke sejumlah lokasi lain, termasuk kawasan Dago.

Farhan menyebut terdapat sekitar tiga pohon yang ditebang di kawasan tersebut. Ia mengaku baru melihat langsung kondisi lokasi pada Minggu (9/8/2026) dini hari.

“Kita akan selidiki lebih dalam itu. Dago terutama, enggak cuma di Dago tapi juga di Sorang Galing,” kata Farhan.

Pemkot Bandung kini berupaya mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengetahui apakah penebangan di lokasi-lokasi tersebut memiliki keterkaitan dengan kegiatan pembangunan maupun aktivitas komersial.

Salah satu kasus yang tengah didalami adalah penebangan pohon di Jalan Riau. Farhan menduga terdapat keterkaitan antara penebangan pohon dengan pemasangan videotron.

Jika keterkaitan tersebut terbukti, Pemkot Bandung menyatakan siap mengambil tindakan terhadap fasilitas yang berkaitan dengan aktivitas komersial tersebut.

Berita Terkait:  ASN di Sini Terancam Dipecat Tidak Hormat Jika Terlibat Judi Online

“Kalau memang kayak di Riau terbukti ada keterkaitan khusus antara pemotongan pohon dengan videotron, maka videotronnya kita segel,” tegas Farhan.

Menurut Farhan, dugaan tersebut turut didukung oleh keterangan kontraktor pemasangan videotron dalam BAP.

Kontraktor disebut mengaku melakukan pemotongan pohon atas inisiatif sendiri.

“Dia bilang enggak ada yang nyuruh, saya inisiatif sendiri. Ya sudah,” ujarnya.

Pemeriksaan juga dilakukan terhadap jajaran aparatur Pemkot Bandung yang berkaitan dengan lokasi penebangan.

Farhan mengatakan, pemeriksaan mencakup kepala dinas, lurah, hingga camat setempat.

“Para kepala dinas diperiksa, lurah, camat setempat, sampai wali kota juga diperiksa. Memastikan,” katanya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara bertahap dan belum seluruhnya berlangsung secara bersamaan.

Farhan mengatakan, dirinya akan menerima laporan perkembangan pemeriksaan dari Inspektorat pada pekan depan.

Pemkot Bandung memastikan kasus penebangan 35 pohon di empat lokasi tersebut tidak akan berhenti pada penindakan administratif.

Pemerintah ingin memastikan seluruh fakta terungkap, termasuk kemungkinan adanya kepentingan pembangunan atau komersial di balik penebangan pohon.

“Yang penting penyelesaiannya mesti tuntas,” pungkas Farhan. (sp/rob)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca