“Saat kejadian itu, saya juga langsung datang ke lokasi dan menemui beberapa teman-teman disana, memang hal itu diluar kendali mereka. Ini jelas sepertinya perbuatan hacker.”
“Harus ada langkah-langkah konkrit, jangan sampai nanti terulang lagi hal-hal seperti ini. Sistem keamanannya juga harus di perbaiki, sehingga tidak mudah di bobol seperti kejadian kemarin itu.” lanjutnya.
Sisi lain, mengenai konten teks yang mengatakan Plt Wali Kota Bobrok, Jaja mengaku tidak sepakat.
“Saya sangat tidak sepakat. Karena selama ini beliau (pak Plt Wali Kota Bekasi, Pak Tri) sudah banyak berbuat untuk Kota Bekasi ini. Banyak perubahan yang beliau juga lakukan hari ini. Sering membantu kegiatan-kegiatan DMI di Kota Bekasi selama ini. Bahkan juga ada bantuan dari tangan beliau untuk para marbot Masjid dan Mushalla,” kata Jaja menyebut berbagai kepedulian Tri Adhianto terhadap DMI.
“Beliau sangat menyadari betul bahwa Pemerintah itu tidak bisa berdiri sendiri, sebab itu beliau juga saya lihat sangat aktif turun langsung ke masyarakat, sering ke masjid mendengar aspirasi tokoh-tokoh masjid juga,” pungkas Jaja. (Sng)










