Agus mengakui bahwa Kabupaten Bekasi merupakan salah satu kabupaten besar di Indonesia, sehingga bantuan pemerintah pusat pun lebih tinggi dari wilayah lain.
“Bekasi itu teritorial dan penduduknya cukup besar, jadi wajar saja jika ada program bansos dari pemerintah ke Kabupaten Bekasi. Tinggal bagaimana pemerintah daerahnya yang mempunyai cara untuk mengeluarkan KPM, perbaikan data dimulai dari pejabat daerah lokal,” kata Agus.
Dia menambahkan, secara umum penyaluran bantuan sosial ini dalam rangka mempercepat penurunan angka kemiskinan dan ketimpangan (gini ratio) yang dilakukan Presiden Joko Widodo. Caranya adalah dengan cara meningkatkan anggaran serta jumlah penerima bantuan.
“Dan itu terbukti berhasil setelah BPS mengeluarkan rilis angka kemiskinan dan gini ratio pada September 2018 lalu, dimana angka kemiskinan kembali turun dari 9,82 persen ke 9,66 persen sementara gini ratio dari 0,391 turun menjadi 0,389,” ujar Agus.










