Scroll untuk baca artikel
HeadlineKultural

Harmonisasi Teman di Taman Komunitas Teman Ngopi

×

Harmonisasi Teman di Taman Komunitas Teman Ngopi

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.com – Agenda bulanan Komunitas Teman Ngopi (KTN) Maret menjadi ajang diskusi menarik dari berbagai teman komunitas lain di sekelilingnya. Mengangkat tema “Teman di Taman” persahabatan sejumlah manusia dengan aneka isi kepala menjadi harmoni.

“Teman di Taman menjadi konsep yang sudah saya wacanakan dan jalankan sejak 2008 silam,” kata pengisi materi acara, Penyair Irman Syah, di Taman Alun-alun Kota Bekasi, Sabtu (18/3/2017) malam.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Menurutnya, program pada Teman di Taman adalah kebersamaan sesama manusia untuk menanggalkan segala atribut yang melekat dalam diri. Melebur dalam harmonisasi, dan saling mengisi satu sama lain.

Berita Terkait:  Bandung Design Biennale 2023 Jadi Transformasi Budaya dan Desain dalam Solusi Bermasyarakat

Hal seperti ini dikatakannya perlu dilakukan bagi setiap kalangan masyarakat, agar keharmonisan antar kelompok tetap terjaga. Apalagi, “taman” dalam hal ini juga bisa diartikan secara luas seperti taman kota, taman bermain, taman budaya, taman Indonesia, hingga taman semesta.

“Taman Indonesia inilah yang menjadi zamrud khatulistiwa dengan keanekaragamamanya,” imbuhnya.

Salah satu pendiri Teater Langkah di Universitas Andalas Padang ini juga berharap agar kegiatan diskusi dan program teman di taman bisa terus dijalankan. Dengan isi tema lanjutan antar komunitas diharapkan bisa memberikan inspirasi antar komunitas yang memiliki bidang berbeda.

Berita Terkait:  Usia Dua Tahun, Konco Dulur Seniman Helat Gebyar dan Santunan Yatim

“Mari kita terus support satu sama lain. Dan menjalankan silaturahmi seperti yang digaungkan oleh Sobat Tande,” kata Konsultan Kreatif Sastra Kalimalang (SKM) ini.

Sementara pembina KTN, Beben Jazz mengungkapkan, tema yang dilontarkan oleh Penyair Irman Syah tentu memiliki latar belakang panjang. Program ini dihadirkan dengan gaya sederhana tetapi di balik itu memiliki makna yang sangat dalam.

“Ketika saya mendengar tema taman, saya langsung teringat dengan surga yang diibaratkan sebagai sebuah taman dengan banyak keindahan,” ujarnya.

Dengan tema yang diangkat itu, dia mengajak kepada sejumlah anggota komunitas yang hadir agar bersama memanfaatkan pertemuan tema tersebut sebagai salah satu jalan menuju Taman Firdaus.

Berita Terkait:  Produk Alat Musik Lokal Tidak Kalah Dengan Produk Impor

“Mudah-mudahan saja, teman di taman ini juga bisa menjadi silaturahmi yang membawa kita ke Taman Firdaus,” imbuh Ketua Komunitas Jazz Kemayoran (KJK).

Sejumlah komunitas yang hadir dalam agenda rutin bulanan KTN di tahun kedua ini diantaranya SKM, KJK, Beben Jazz Music Course (BJMC), Bekasi Foto, Universitas Pencari Hakikat (UPH), Teater Langkah, Perfect Talent, hingga Peraih Rekor Muri Pembacaan Puisi dan Pantun (Situn) Engkong Guntur Elmogas. (sng)