Scroll untuk baca artikel

Pendidikan

HMI Universitas Islam As Syafi’ah Berikan Santunan Anak Yatim

×

HMI Universitas Islam As Syafi’ah Berikan Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
HMI Universitas Islam As Syafi’ah Berikan Santunan Anak Yatim
Koordinator Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Islam As Syafi’iyah (Koorkom HMI UIA) cabang Jakarta Timur bersama Senior HMI Jakarta Timur berfoto bersama usai acara santunan.

SUARAPENA.COM  – Koordinator Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Islam As Syafi’iyah (Koorkom HMI UIA) cabang Jakarta Timur bersama Senior HMI Jakarta Timur gelar santunan anak yatim. Kegiatan ini berlangsung di Jl. Jati Waringin, Masjid Al-Barkah Kampus 1 UIA, Senin (15/1/2018).

Ketua Pelaksana Joni Tanjung mengaku berterima kasih atas support yang diberikan oleh berbagai pihak.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Semoga kegiatan ini menjadi awal upaya mengembalikan khittah perjuangan sebagaimana yang dimaksud oleh kakanda Lafran Pane, sehingga seluruh kader HMI dapat mengejawantahkan lima kualitas Insan Cita dan bermanfaat untuk umat serta bangsa,” ungkapnya.

Sementara senior HMI Jakarta Timur Imam Ohoitenan dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang telah diselenggarakan oleh para kader-kader HMI UIA.

Berita Terkait:  Jokowi: Kader HMI dan KOHATI Harus Optimis dan Realistis Hadapi Masa Depan

Dia meminta doa kepada anak-anak yatim agar semua pengurus cabang HMI se-Indonesia yang mengikuti Kongres HMI pada tanggal 12 Februari 2018 di Ambon. Selain itu, dia juga berharap agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

“Karena kebanyakan, setiap kongres kerap kali ditunggangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang ingin mendapatkan kekuasaan dengan cara mengedepankan money politic di dalamnya,” ujarnya.

Berita Terkait:  Perwakilan KAHMI Diterima Jokowi di Istana Bogor

Imam menambahkan, kongres di Ambon diharapkan dapat terselesaikan tepat waktu tanpa ada manipulasi dan money politic di dalamnya. Sehingga, dapat melahirkan pemimpin yang amanah dan bijaksana.

“Apapun yang dilakukan di kongres untuk menghasilkan pemimpin yang bijaksana, tidak lagi merubah AD/ART. Terapi harus sesuai dengan AD/ART Pengurus Besar HMI,” tegasnya. (dan)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca