Scroll untuk baca artikel

HeadlineInternasionalNews

Indonesia Kutuk Serangan Militer Israel di Jenin-Tepi Barat

×

Indonesia Kutuk Serangan Militer Israel di Jenin-Tepi Barat

Sebarkan artikel ini
Militer Israel melakukan serangan di Jenin-Tepi Barat, Indonesia mengutuk keras atas serangan tersebut.

Suarapena.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer besar-besaran yang dilancarkan Israel terhadap warga Palestina di Jenin, Tepi Barat. Langkah ini dipandang sebagai ancaman serius terhadap prospek perdamaian yang baru saja tercapai pasca gencatan senjata di Jalur Gaza.

Indonesia menilai eskalasi kekerasan yang terus berlanjut di Tepi Barat menunjukkan niat tersembunyi Israel untuk memperpanjang pendudukan ilegal mereka atas tanah Palestina.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel jelas mengungkapkan tujuan mereka untuk menjadikan pendudukan ini permanen,” demikian ditegaskan dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Sabtu (25/1/2025) melalui media sosial X.

Berita Terkait:  Pakistan dan India Sepakati Gencatan Senjata Setelah Empat Hari Ketegangan

Menurut Indonesia, akar masalah konflik ini terletak pada penolakan Israel untuk mengakui hak rakyat Palestina menentukan nasibnya sendiri. Dalam upaya mendesak keadilan, Indonesia terus menyerukan komunitas internasional untuk bertindak tegas melawan ketidakadilan yang dialami bangsa Palestina dan mendukung terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai dengan prinsip solusi dua negara.

Sebagaimana diketahui, Serangan Israel ke Jenin dimulai pada 21 Januari, tak lama setelah gencatan senjata di Jalur Gaza, dan meluas ke kamp pengungsian serta desa-desa sekitar. Suara tembakan dan ledakan menggema di kamp pengungsian Jenin, sementara buldoser Israel meratakan infrastruktur dan pertokoan di sana, demikian diungkapkan saksi mata.

Berita Terkait:  Kata Hamas Israel Akan Bebaskan 200 Tahanan Palestina Ditukar dengan 4 Tentara Wanita

Operasi militer ini telah menelan korban jiwa dengan sekurangnya 12 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka, menurut otoritas Palestina. Dalam dua bulan terakhir, sekitar 3.000 keluarga telah mengungsi dari kamp Jenin, dan jumlah tersebut semakin meningkat seiring intensifikasi serangan.

Menurut laporan media Israel, serangan ini dipandang sebagai langkah strategis Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk meyakinkan Bezalel Smotrich, pejabat tinggi yang menentang gencatan senjata Gaza, agar tetap mendukung pemerintahan koalisi yang ada. (sp/at)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca