Dalam menangani kasus Covid-19 ini, dokter dan tenaga medis menjadi garda terdepan dalam memerangi virus ini. Namun itu tidak cukup. Karena itu, perlu keterlibatan semua elemen di masyarkat termasuk para generasi muda.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,19 juta jiwa. Dengan jumlah yang sangat banyak, pemuda bisa menjadi lokomotif yang berkontribusi signifikan dalam memerangi COVID-19.
Hadirnya covid-19 menjadi salah satu masalah baru dalam meningkatkan kemajuan Indonesia. Pada kondisi ini peran pemuda melalui gagasan cerdas dan solusi konkretnya sangat dibutuhkan. Generasi muda atau milenial memiliki peran besar dalam memutus rantai penyebaran virus Corona ini. Apalagi, populasi generasi muda sangat signifikan jumlahnya.
“Generasi muda bisa adalah agent of change. Mereka harus menjadi agen perubahan yang bergerak dan berusaha untuk bisa ikut membantu pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid-19,” ujar Intan.










