Sebagai agent of change, pemuda harus menjadi motor penggerak terjadinya transformasi ke arah yang lebih baik seperti pemanfaatkan teknologi atau platform digital atau marketplace. Indonesia akan memasuki era bonus demografi pada tahun 2030-2040. Pada era ini jumlah populasi usia produktif akan lebih banyak dibandingkan dengan usia tidak produktif.
Bonus demografi menjadi suatu momentum dan kesempatan baik bagi Indonesia dalam meningkatkan produktifitas dan daya saing secara global yang berimplikasi pada kemajuan negara. Dalam meraih ini, kata dia, tentu yang perlu ditekankan adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, dinamis, kreatif, inovatif, dan maju.
Intan menyebut bangsa dan masyarakat Indonesia saat ini menaruh harapan besar terhadap pemuda Indonesia karena merekalah ujung tombak kemajuan Indonesia kedepan.
“Oleh karenanya dibutuhkan ide, gagasan, dan trobosan baru melalui sebuah gerakan-gerakan perubahan, serta memberikan solusi dan aksi kongkret atas segala problematika yang ada,” pungkas Intan. (sng)










