Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Jabar

Jalur Sekolah Berisiko Dilintasi Truk, Wali Kota Bekasi Siapkan Jalan Khusus Siswa

×

Jalur Sekolah Berisiko Dilintasi Truk, Wali Kota Bekasi Siapkan Jalan Khusus Siswa

Sebarkan artikel ini
Demi keselamatan siswa, Wali Kota Bekasi akan bangun jalan khusus ke Sekolah di Medansatria.
Demi keselamatan siswa, Wali Kota Bekasi akan bangun jalan khusus ke Sekolah di Medansatria.

Suarapena.com, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan akses jalan khusus menuju SMA Negeri 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri Kecamatan Medansatria. Pembangunan jalan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan siswa saat berangkat maupun pulang sekolah.

Jalur khusus itu disiapkan karena akses utama menuju kawasan pendidikan masih beririsan dengan kawasan industri yang memiliki lalu lintas kendaraan berat cukup padat.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyiapkan akses alternatif yang lebih aman bagi para siswa dan warga sekolah.

“Jalan utama sebetulnya ada, namun berisiko tinggi bagi anak-anak karena bergabung dengan wilayah pabrik yang padat lalu lintas kendaraan besar. Akses baru ini dirancang khusus untuk area sekolah agar anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Tri, Selasa (1/9/2026).

Berita Terkait:  PLN dan Pemkot Bekasi Sosialisasikan Kompor Induksi ke 12 Kecamatan

Akses menuju SMAN 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri Kecamatan Medansatria tersebut akan memanfaatkan jalan existing sepanjang kurang lebih 400 meter.

Jalan itu akan diperlebar menjadi 8 meter dan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 20 sentimeter.

Tri mengatakan, pembangunan jalan dengan spesifikasi tersebut disesuaikan dengan kondisi tanah di wilayah Medansatria.

Menurut dia, kawasan tersebut merupakan bekas rawa-rawa sehingga kondisi tanahnya cenderung labil. Karena itu, konstruksi jalan dibuat lebih tebal agar memiliki daya tahan yang lebih baik.

“Kondisi tanah di wilayah ini merupakan bekas rawa-rawa sehingga cenderung labil. Jika ketebalan hanya 15 cm, dikhawatirkan jalan akan cepat pecah. Dengan ketebalan 20 cm, daya tahan (lifetime) jalan akan jauh lebih lama dan kuat,” kata Tri.

Tri menegaskan, pembangunan akses khusus tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Bekasi dalam menyediakan infrastruktur penunjang pendidikan.

Berita Terkait:  Wali Kota Lepas Tim Tajimalela Berlaga di Singa Cup U-14 Singapura

Menurut dia, keberadaan sekolah harus diikuti dengan dukungan akses yang memadai. Terlebih, jalur menuju sekolah juga berkaitan langsung dengan aspek keselamatan para siswa.

“Pemerintah daerah berkewajiban memastikan fasilitas pendidikan dapat diakses masyarakat dengan baik. Karena itu, akses jalan ini menjadi bagian penting dari dukungan terhadap hadirnya fasilitas pendidikan yang memadai,” ujar Tri.

Dengan adanya akses khusus tersebut, siswa dan warga sekolah tidak harus sepenuhnya bergantung pada jalur utama yang berdekatan dengan aktivitas kawasan industri.

Pemkot Bekasi berharap pembangunan akses tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di SMAN 20 Kota Bekasi dan SLB Negeri Kecamatan Medansatria.

Penyediaan infrastruktur jalan itu juga diharapkan memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan kawasan pendidikan di Kecamatan Medansatria. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca