Suarapena.com, CIANJUR – Warga Kampung Sala Awi RT 03/RW 03, Desa Sukaresmi, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur Selatan mengeluhkan krisis air bersih.
Kemarau panjang selama empat bulan terakhir membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan minum, memasak, mandi, hingga kebutuhan rumah tangga.
Gubernur LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Barat, Asep Komarudin, meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur segera turun ke lokasi.
“Kami mohon atensi Pemkab Cianjur untuk lebih memperhatikan masyarakat Cianjur Selatan. Segera salurkan bantuan air bersih ke Kampung Sala Awi dan wilayah terdampak lainnya,” kata Asep, Kamis (27/8/2026).
Ia menilai air bersih adalah kebutuhan dasar. “Jangan sampai aktivitas warga terganggu hanya karena kesulitan air sehari-hari,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Umum DPP Pemuda LIRA, Habibie. Ia prihatin krisis ini dibiarkan berlarut-larut.
“Ini urusan utama rakyat. Pemerintah dan pihak terkait harus hadir dengan solusi nyata,” kata Habibie.
Menurutnya, langkah yang bisa dilakukan saat ini adalah pendistribusian air bersih dan penyediaan tandon. Untuk jangka panjang, perlu disusun solusi agar krisis tidak terulang.
“Jangan sampai warga menunggu lebih lama untuk kebutuhan paling mendasar: air bersih. Saat rakyat kesulitan, negara harus hadir,” tegasnya.
Warga berharap bantuan segera disalurkan, tidak hanya ke Kampung Sala Awi tetapi juga wilayah Cianjur Selatan lain yang mengalami kondisi serupa. (¥ud)







