Suarapena.com, JAKARTA – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa pihaknya akan mengandalkan teknologi digital untuk mengatur arus lalu lintas di jalan tol selama puncak mudik dan arus balik.
Agus menjelaskan, sistem digital akan digunakan untuk manajemen dan rekayasa lalu lintas, termasuk alih arus, penjagaan, contraflow, dan one way nasional, dengan pemantauan secara real time melalui radar, drone, dan traffic counting.
“Jika jumlah kendaraan per jam mencapai 4.500–5.000, contraflow lajur 1 akan diterapkan. Apabila mencapai 6.400 kendaraan, contraflow dua lajur akan diberlakukan. Data real-time juga menjadi dasar penerapan one way nasional,” kata Agus dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Korlantas menekankan, langkah ini bukan sekadar imbauan, melainkan kebijakan berbasis data untuk memastikan perjalanan masyarakat aman dan lancar.
“Negara hadir untuk menjamin keamanan dari kriminalitas dan kelancaran lalu lintas. Sistem real-time ini dibuat agar mudik dan balik masyarakat bisa berjalan lancar,” pungkas Agus. (sp/hp)










