Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Banten

Lapak Hewan Kurban di Tangerang Jelang Iduladha Mulai Didata

×

Lapak Hewan Kurban di Tangerang Jelang Iduladha Mulai Didata

Sebarkan artikel ini
Pemkot Tangerang mulai data lapak hewan kurban jelang Iduladha 2026.
Pemkot Tangerang mulai data lapak hewan kurban jelang Iduladha 2026.

Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai melakukan pendataan dan pengawasan lapak penjualan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar kebersihan lapak serta kesehatan hewan kurban yang dijual di seluruh wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, tim lapangan telah diterjunkan untuk melakukan pendataan sekaligus pengawasan langsung terhadap lapak-lapak yang mulai bermunculan menjelang hari raya.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Tidak hanya pendataan, kami juga melakukan labelisasi atau pemberian stiker pada lapak yang telah memenuhi kriteria kebersihan dan kesehatan. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah mengetahui lapak yang sudah terjamin,” ujar Muhdorun, Kamis (7/5/2026).

Berita Terkait:  Harga Pangan di Kota Tangerang Stabil di Awal 2026

Ia menambahkan, pengawasan juga mencakup pemeriksaan kesehatan hewan, usia hewan kurban, hingga kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal.

Pemkot Tangerang, kata Muhdorun, mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih hewan kurban dengan membeli di lapak yang telah mendapatkan stiker resmi dari DKP.

Berita Terkait:  Ini Tips Memilih Hewan Kurban dari Ahmad Syaikhu

“Kami mengimbau masyarakat agar memilih hewan kurban dari lapak yang sudah terverifikasi dan ditandai stiker resmi DKP Kota Tangerang,” katanya.

Melalui upaya ini, Pemkot Tangerang berharap pelaksanaan Iduladha tahun ini dapat berjalan tertib, aman, serta menjamin kesehatan masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca