Suarapena.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1.623.619 kendaraan keluar dan masuk wilayah Jabotabek selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026 pada 13–17 Februari 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan angka tersebut merupakan total kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.
“Total volume lalu lintas yang meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek meningkat 12,32 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 1.445.556 kendaraan,” kata Rivan dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Jasa Marga mencatat, sebanyak 816.725 kendaraan meninggalkan Jabotabek selama periode tersebut. Jumlah ini meningkat 12,43 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 726.417 kendaraan.
Puncak arus keluar terjadi pada Sabtu (13/2/2026). Adapun distribusi kendaraan yang meninggalkan Jabotabek adalah sebagai berikut:
Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebanyak 379.356 kendaraan atau naik 24,27 persen dari normal.
Arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa sebanyak 235.410 kendaraan atau turun 1,92 persen dari normal.
Arah Selatan (Puncak) melalui GT Ciawi sebanyak 201.959 kendaraan atau meningkat 11,50 persen dari normal. Kenaikan tertinggi tercatat pada pergerakan menuju arah Timur.
Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jabotabek tercatat sebanyak 806.894 unit atau meningkat 12,20 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 719.139 kendaraan. Adapun puncak arus balik terjadi pada Selasa (17/2/2026).
Dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sebanyak 372.767 kendaraan atau naik 20,84 persen dari normal.
Dari arah Barat (Merak) melalui GT Cikupa sebanyak 228.821 kendaraan atau naik 0,32 persen dari normal.
Dari arah Selatan (Puncak) sebanyak 205.306 kendaraan atau meningkat 12,47 persen dari normal.
Rivan mengatakan, secara umum arus lalu lintas selama periode libur Imlek 2026 berjalan aman dan terkendali.
Menurut dia, kelancaran tersebut didukung optimalisasi layanan operasional serta koordinasi dengan Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada para pengguna jalan atas kerja sama dan kepatuhan selama periode libur. Sinergi bersama seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas dan keselamatan perjalanan masyarakat,” ujar Rivan. (sp/pr)










