Suarapena.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi sebanyak 1,6 juta kendaraan akan keluar dan masuk wilayah Jabotabek melalui ruas tol Jasa Marga Group selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan proyeksi tersebut berlaku untuk periode H-4 hingga hari libur Imlek, yakni pada 13–17 Februari 2026.
“Secara total, terdapat 1,6 juta kendaraan yang diprediksi melintas atau naik sebesar 13,34 persen dibandingkan lalu lintas normal,” ujar Rivan dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), serta GT Kalihurip Utama (arah Bandung).
Dari total 1,6 juta kendaraan tersebut, sebanyak 831.000 kendaraan diperkirakan akan meninggalkan Jabotabek. Distribusi lalu lintas didominasi kendaraan menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6 persen.
Sementara itu, kendaraan menuju arah Barat (Merak) tercatat sebesar 28,2 persen dan arah Selatan (Puncak) sebesar 27,2 persen.
Adapun kendaraan yang memasuki Jabotabek diprediksi mencapai 846.000 unit, dengan mayoritas berasal dari arah Timur sebesar 44,6 persen, disusul arah Barat 28,8 persen dan arah Selatan 26,6 persen.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten perjalanan digital.
Menurut Rivan, aplikasi tersebut menyediakan berbagai fitur, mulai dari perencanaan rute, pemantauan lalu lintas melalui CCTV secara real time, informasi tarif tol, lokasi dan fasilitas rest area, hingga layanan pengaduan.
“Travoy membantu pengguna jalan memperoleh informasi lalu lintas terkini secara cepat dan praktis, sehingga perjalanan lebih terencana dan nyaman,” kata dia.
Jasa Marga memastikan kesiapan layanan operasional selama periode libur panjang. Optimalisasi kapasitas gardu tol, kesiapan petugas serta kendaraan operasional, hingga koordinasi dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan.
Selain itu, Jasa Marga juga mengantisipasi potensi curah hujan menengah hingga tinggi sebagaimana diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Perusahaan memastikan pemeliharaan jalan tol berjalan optimal. Penanganan awal berupa patching ditargetkan selesai maksimal 2×24 jam, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan bertahap guna menjaga kualitas jalan tetap baik.
Pengguna jalan yang mengalami kendala diminta tetap berada di dalam kendaraan dan menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 14080. Petugas disiagakan selama 24 jam di seluruh ruas tol Jasa Marga Group.
Rivan juga mengingatkan pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat kondisi hujan, menjaga jarak aman, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. (sp/pr)










