Scroll untuk baca artikel

InternasionalNews

Menlu China Tekankan Solusi Dua Negara Sebagai Jalan Keluar Konflik Israel-Palestina

×

Menlu China Tekankan Solusi Dua Negara Sebagai Jalan Keluar Konflik Israel-Palestina

Sebarkan artikel ini
Menurut Menlu China, penerapan solusi dua negara dalam menangani konflik Israel dan Palestina menjadi kunci untuk mencapai perdamaian yang langgeng di Timur Tengah.
Menurut Menlu China, penerapan solusi dua negara dalam menangani konflik Israel dan Palestina menjadi kunci untuk mencapai perdamaian yang langgeng di Timur Tengah.

Suarapena.com, ISTANBUL – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, kembali menegaskan pentingnya penerapan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung lama.

Pernyataan ini disampaikan Wang dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa’ar, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich yang berlangsung di Jerman pada Sabtu lalu.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Wang mengungkapkan, untuk mencapai perdamaian yang langgeng di Timur Tengah, salah satu langkah utama adalah mewujudkan solusi dua negara antara Israel dan Palestina.

Dalam pertemuan itu, Wang juga menekankan pentingnya menghentikan bencana kemanusiaan yang melanda Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 48.200 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Berita Terkait:  Putin dan Xi Teken Kesepakatan Strategis, Perkuat Kemitraan Rusia-China

“Bencana kemanusiaan di Gaza harus segera diakhiri,” kata Wang.

Menurutnya, masalah Palestina adalah inti dari konflik yang lebih luas di kawasan tersebut. Dengan solusi dua negara, Wang meyakini Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan secara damai, yang akan menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara masyarakat Arab dan Yahudi.

Wang juga menegaskan, China berkomitmen untuk mendukung perdamaian dan keadilan, serta siap memainkan peran konstruktif dalam mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan untuk masalah Palestina.

Selain itu, dalam konteks hubungan bilateral dengan Israel, Wang menyebut China melihat kerjasama dengan Israel dalam perspektif jangka panjang. Beijing siap memperkuat kemitraan inovatif yang lebih komprehensif antara kedua negara.

Berita Terkait:  Lebih dari 1.700 Petugas Kesehatan Terinfeksi Virus Corona di China

Sementara itu, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan di Gaza sejak 19 Januari, pertempuran sebelumnya telah menyebabkan kehancuran besar-besaran di wilayah tersebut.

Di tengah permasalahan ini, Israel juga menghadapi tuntutan internasional, dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Pemimpin Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan Kepala Otoritas Pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Di samping itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang di Gaza yang telah menimbulkan penderitaan luar biasa bagi warga Palestina. (sp/at)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca