Suarapena.com, JAKARTA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Brigjen Pol Faizal, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari menjaga kesehatan hingga memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Brigjen Pol Faizal menekankan pentingnya pengemudi beristirahat secara berkala, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
“Setiap sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan, pengemudi wajib beristirahat agar kondisi tetap prima dan perjalanan tetap aman,” ujar Brigjen Pol Faizal, Jumat (13/3/2026).
Ia juga mengingatkan pemudik untuk menjaga emosi selama perjalanan, terutama menjelang waktu berbuka puasa, serta tetap menjaga komunikasi dengan keluarga agar kondisi dan posisi perjalanan dapat diketahui.
Menurut Brigjen Pol Faizal, kepadatan lalu lintas pada arus mudik merupakan hal yang wajar karena jutaan masyarakat melakukan perjalanan dalam waktu bersamaan. Meski demikian, keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
“Lebih baik perjalanan sedikit lebih lambat tetapi selamat sampai tujuan daripada memaksakan kecepatan yang berisiko menimbulkan masalah,” ujarnya.
Adapun operasi Ketupat 2026 resmi digelar pada 13 Maret pukul 00.00 WIB hingga 25 Maret. Setelah itu, kegiatan rutin yang ditingkatkan akan berlangsung hingga 29 Maret. Polri menyiapkan sekitar 317.666 personel yang ditempatkan di berbagai wilayah, didukung 2.756 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Brigjen Pol Faizal menegaskan, keberhasilan pengamanan mudik membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
“Kata kunci pelaksanaan operasi ini adalah koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama. Petugas hadir untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan agar seluruh pemudik selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya. (sp/hp)










