Beberapa titik di kota Bekasi akan menjadi target operasi, namun dengan pendekatan secara humanis kepada pengendara atau pelanggar. Pelanggar akan diberikan peringatan atas pelanggarannya.
“Personil gabungan sebanyak 120 personil kan melakukan operasi secara mobile maupun stasiuner dengan mengedepankan humanis persuasif. Tilang upaya terakhir, dan ini nanti akan dikedepankan teguran,” kata Rama.
Diketahui bahwa di wilayah Kota Bekasi, angka pelanggaran lalulintas cukup tinggi, bahkan tidak jarang hingga terjadi kecelakaan yang cukup parah.
“Di Bekasi Kota ini cukup lumayan, termasuk kemarin ada kejadian beberapa laka menonjol, itu katagori zona merah, kemudian kawasan tertib lalulintas, jalan -jalan protokol, itu sasaran kita nanti,” tukasnya. (sng)







