Scroll untuk baca artikel

HeadlineKultural

Ormas Jarum Komitmen Mengawal Mengawasi dan Berpartisipasi

×

Ormas Jarum Komitmen Mengawal Mengawasi dan Berpartisipasi

Sebarkan artikel ini
Ormas Jarum Komitmen Mengawal Mengawasi dan Berpartisipasi
Ketua Umum Ormas Jarum Abah Nunung Gebek (tiga dari kiri) berfoto bersama para pemenang lomba milad Ormas Jarum kelima, Sabtu (9/3/2019).

SUARAPENA.COM – Ormas Jarum komitmen megawal, mengawasi, dan berpartisipasi dalam pembangunan di Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini juga diaplikasikan dalam tema milad ormas Jaringan Relawan untuk Masyarakat (Jarum) kelima tahun ini “Bangga Dengan Potensi dan Kearifan Lokal”.

“Jarum memiliki jargon yaitu ‘Mengawal,  Mengawasi, dan Berpartisipasi’. Mengawal segala aktivitas, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun non pemerintah untuk kebaikan masyarakat,” kata Ketua Umum Abah Nunung Gebek, dalam sambutan acara puncak milad kelima, Sabtu (9/10/2019).

Tepat pada 9 Maret tahun ini, Ormas Jarum berusia lima tahun. Abah Nunung yakin pihaknya dapat memaksimalkan segala potensi yang ada di Kabupaten Lebak. Pihaknya menyambut baik visi Bupati Lebak tahun 2019-2024 mengenai pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kami bangga dengan potensi dan kearifan lokal, hari ini kami rasa sangat bersinergi dengan tema milad yang kami usung,” katanya.

Berita Terkait:  3.190 Hektar Lahan di Cileles Lebak Bakal Jadi Kawasan Industri

Pada momen milad Ormas Jarum disampaikan beberapa kegiatan positif yang telah dilaksanakanyakni diantaranya khitanan 250 anak yatim, membantu pengobatan masyarakat, santunan fakir miskin, hingga membantu pernikahan 20 pasangan pengantin.

Tampak hadir dalam puncak acara milad Ormas Jarum adalah Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi. Pemerintah Lebak, Banten mengaku mengapresiasi kegiatan milad yang mengedepankan manfaat kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Ormas Jarum, karena turut mengawal pembangunan dan sudah berpartisipasi idalam pembangunan di Lebak,” kata Iti Oktavia Jayabaya.

Dilantik pada 16 Januari 2019, dan kembali memimpin sebagai Bupati Lebak, Iti mengaku masih memiliki tantangan dalam lima tahun ke depan. Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini menjadi tantangan baginya untuk terus memajukan Kabupaten Lebak.

Berita Terkait:  Lebak Segera Rilis Kalender Event Unik 2024, Sebuah Strategi Kolaborasi untuk Meningkatkan Pariwisata

“Maka dari itu bagaimana kita mewujudkan pembangunan yang ada di Kabupaten Lebak, tentunya kita harus hadapi perkembangan-perkembangan jaman,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Lebak ini.

Berkaitan dengan potensi wisata yang ada, kearifan lokal baginya memang sebuah kebanggaan yang menjadi destinasi wisata unggulan nasional. Ia ingin potensi wisata Lebak menjadi triger untuk mewujudkan Kabupaten Lebak Cerdas, Leebak Sehat, dan Lebak Sejahtera.

“Dengan destinasi wisata yang berkembang, maka Kabupaten Lebak lebih maju, dan sejahtera warganya,” pungkas Iti. (sng)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca