Suarapena.com, BEKASI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bekasi mulai melakukan konsolidasi organisasi dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu 2029. Langkah tersebut dilakukan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kota Bekasi yang digelar di Grand Arsyilla Hotel, Wulan Sari, Minggu (5/7/2026).
Ketua DPD PAN Kota Bekasi, Achmad Rivai, mengatakan Muscab bertujuan memilih formatur kepengurusan DPC di 12 kecamatan. Menurut dia, penyegaran kepengurusan diperlukan untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah.
“Ini dalam rangka pemilihan formatur DPC PAN Kota Bekasi. Masing-masing kecamatan harus mulai menyusun kepengurusan DPC yang lebih solid lagi dari sebelumnya,” kata Rivai, Minggu.
Ia menilai konsolidasi internal menjadi kebutuhan bagi seluruh partai politik untuk menghadapi dinamika politik pada pemilu mendatang.
“Tantangan ke depan luar biasa. Semua partai harus mempersiapkan diri, memperkuat jaringan, dan menambah jumlah kursi,” ujarnya.
Rivai mengungkapkan, sebagian besar kepengurusan DPC yang dibentuk diisi kader baru. Dari 12 kecamatan, hanya satu ketua DPC lama yang kembali dipercaya memimpin.
“Ada yang lama satu, selebihnya wajah-wajah baru semua,” ucap dia.
Menurut Rivai, regenerasi kepengurusan merupakan bagian dari strategi PAN memperkuat organisasi sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
“Kami ingin menghidupkan kembali simpul-simpul lama sekaligus membangun simpul baru di tingkat grassroot agar PAN semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Melalui penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, PAN Kota Bekasi menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Kota Bekasi pada Pemilu 2029.
“Target kami pada Pemilu 2029 bisa meraih delapan kursi DPRD Kota Bekasi,” ujar Rivai.
Saat ini PAN memiliki lima kursi di DPRD Kota Bekasi. Rivai berharap konsolidasi organisasi yang dilakukan sejak dini dapat menjadi modal untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang. (r5/bo)










