Suarapena.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah kunjungan wisatawan nusantara selama masa libur sekolah 2026 mencapai 1.465.457 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sekitar 1,01 juta kunjungan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan telah diantisipasi melalui berbagai langkah untuk memastikan aktivitas wisata berlangsung aman dan nyaman.
Salah satunya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerbitkan Surat Edaran Nomor B/500.13/100/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan pada Saat Libur Sekolah Tahun 2026. Surat edaran tersebut diterbitkan atas arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
“Kami mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata di Jawa Tengah untuk mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kebersihan, serta kelestarian lingkungan. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan aman dan menyenangkan,” kata Hanung, Sabtu (4/7/2026).
Berdasarkan data pada laman Sisdabudparekraf, jumlah kunjungan wisatawan yang dihimpun pada periode 20 Juni hingga 1 Juli 2026 mencapai 1.465.457 orang. Menurut Hanung, angka tersebut masih berpotensi bertambah karena pendataan dilakukan secara real time hingga berakhirnya masa libur sekolah pada 12 Juli 2026.
Adapun puncak kunjungan harian terjadi pada Minggu (21/6/2026) dengan jumlah 255.522 wisatawan nusantara. Jumlah itu meningkat 43,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pada Minggu (28/6/2026), jumlah kunjungan tercatat sebanyak 233.568 wisatawan atau naik 31,4 persen dibandingkan 2025.
Hanung menjelaskan, Kota Lama Semarang menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi selama libur sekolah tahun ini dengan total 235.985 wisatawan.
Posisi berikutnya ditempati Candi Prambanan yang mencatat 108.002 kunjungan, disusul Kawasan Dataran Tinggi Dieng sebanyak 67.600 kunjungan, Candi Borobudur dengan 48.557 kunjungan, serta Masjid Agung Demak yang menerima 46.831 wisatawan.
Menurut Hanung, kenaikan jumlah kunjungan tersebut menunjukkan tren positif sektor pariwisata Jawa Tengah selama musim libur sekolah.
“Jika dibandingkan dengan periode pendataan yang sama pada 2025, jumlah wisatawan pada 2026 tercatat naik 45 persen menjadi 1.465.457 orang. Sementara itu, jumlah wisatawan pada libur sekolah 2025 tercatat sekitar 1,01 juta wisnus,” ujar Hanung. (sp/pr)










