Scroll untuk baca artikel
Sejarah

Pasar Baru Bandung, Jejak Sejarah yang Menarik dan Berwarna

×

Pasar Baru Bandung, Jejak Sejarah yang Menarik dan Berwarna

Sebarkan artikel ini
Pasar Baru Trade Center Bandung

Suarapena.com, BANDUNG – Pasar Baru, sebuah pusat perbelanjaan ikonik di Kota Bandung, bukan hanya dikenal oleh warga setempat, tetapi juga menarik perhatian pengunjung dari mancanegara.

Terletak di Jalan Otto Iskandardinata No. 152, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Pasar Baru Trade Center memiliki kisah panjang dan menarik yang mencakup berbagai periode sejarah.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

1.Asal Usul Pasar Baru

Pasar Baru telah ada sejak awal abad ke-19, tetapi baru mulai mengalami peningkatan pengunjung pada tahun 1906.

Didirikan oleh komunitas Tionghoa, Pasar Baru adalah hasil kerja sama mereka dalam menciptakan pusat perdagangan di Bandung, mengingat kota ini sebelumnya tidak memiliki pasar yang memadai.

Berita Terkait:  Melintasi Lorong Waktu, Pesona Pasar Barang Antik di Indonesia

Pada masa itu, para pedagang dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Garut, Cirebon, Banten, Pekalongan, dan Palembang berdatangan untuk mengadu nasib di Bandung.

2.Sejarah Panjang

Pasar Baru memiliki sejarah panjang yang bermula dari zaman Belanda. Ketika Belanda membangun Kota Bandung, pasar ini dibangun sebagai pengganti pasar daerah pecinan yang pernah ada pada tahun 1884.

Saat itu, Pasar Kepatihan yang dibangun tahun 1812 terbakar akibat huru hara yang dipicu oleh Munada pada 30 Desember 1842.

Berita Terkait:  Melintasi Lorong Waktu, Pesona Pasar Barang Antik di Indonesia

Munada, seorang Cina Muslim dari Kudus, berdagang di Cianjur sebelum pindah ke Bandung. Ia berhasil mendekati pejabat Belanda, Carl Wilhelm August Nagel, dan menjadi kontraktor penyedia kuda, kerbau, dan dokar untuk transportasi Jalan Raya Pos.

Namun, kehidupan Munada yang penuh liku-liku termasuk utang besar dan aksi balas dendam membuatnya terlibat dalam peristiwa pembakaran Pasar Ciguriang yang kini menjadi tempat pertokoan Kings, Kepatihan.

3.Prestasi Pasar Terbersih

Pada tahun 1935, Pasar Baru Bandung sempat menyandang predikat sebagai pasar terbersih dan paling teratur se-Hindia Belanda. Bangunan permanen yang besar dan bertingkat mulai bermunculan, dan Pasar Baru menjadi pusat perdagangan yang ramai.

Berita Terkait:  Melintasi Lorong Waktu, Pesona Pasar Barang Antik di Indonesia

Namun, seiring berjalannya waktu, suasana pasar tradisional mulai memudar. Pada tahun 2001, Pasar Baru direnovasi menjadi konsep modern dengan toko bertingkat dan berbagai macam barang.

Pada 21 Agustus 2003, Pasar Baru Trade Center resmi dibuka, menggabungkan kesan tradisional dengan fasilitas modern.

Jadi, Pasar Baru tetap menjadi primadona belanja bagi para wisatawan lokal dan mancanegara, mengingat sejarah dan perubahan yang telah dialaminya selama bertahun-tahun. (sp/yan)