Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Banten

Penyebab Kebakaran Lapak Limbah dan Restoran di Karawaci Masih Didalami

×

Penyebab Kebakaran Lapak Limbah dan Restoran di Karawaci Masih Didalami

Sebarkan artikel ini
Penyebab kebakaran lapak limbah dan restoran Sambel Gledek di Karawaci, Tangerang masih didalami, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut dan berapa kerugian yang diperkirakan, Minggu (11/1/2026).
Penyebab kebakaran lapak limbah dan restoran Sambel Gledek di Karawaci, Tangerang masih didalami, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut dan berapa kerugian yang diperkirakan, Minggu (11/1/2026).

Suarapena.com, TANGERANG – Penyebab kebakaran yang melanda lapak limbah dan Rumah Makan Sambel Gledek di Jalan Galeong, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu (11/1/2026) dini hari masih didalami.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Untuk penyebab pastinya masih dalam proses pendalaman dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Mahdiar.

Berita Terkait:  Hadapi Musim Penghujan, BPBD Tangerang Siagakan 284 Personil Jaga 24 Jam

Ia menjelaskan, area lapak limbah yang terbakar memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi. Sedangkan restoran Sambel Gledek seluas kurang lebih 100 meter persegi. Total area terdampak mencapai sekitar satu hektar.

BPBD Kota Tangerang masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus menghitung total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.

Berita Terkait:  Rumah Makan Sambel Gledek di Karawaci Kebakaran

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama sekitar lima jam. Sebanyak 15 unit mobil pemadam dan 53 personel gabungan dikerahkan dalam penanganan tersebut. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca