Suarapena.com, JAKARTA – Akademikus sekaligus pengamat politik Rocky Gerung mengungkap sejumlah isu yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP, Sabtu (10/1/2026).
Rocky mengatakan, Megawati membuka pidatonya dengan membahas persoalan politik global, khususnya terkait Venezuela dan prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara.
“Beliau memulai dengan program politik global soal Venezuela, soal hak mempertahankan kemerdekaan, dan larangan bagi satu negara adikuasa mengambil alih atau mencaplok pemimpin dari negara yang berdaulat,” kata Rocky usai acara di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.
Menurut Rocky, tema tersebut sejalan dengan sikap politik Indonesia yang sejak awal menentang kolonialisme dan menjunjung tinggi hak setiap bangsa untuk mengatur pemerintahannya sendiri.
Dalam konteks itu, Megawati dinilai menyampaikan kritik terhadap praktik kolonialisasi yang dianggap dilakukan Amerika Serikat terhadap Venezuela.
“Yang paling penting adalah soal tertib dunia internasional yang dinilai dikotori oleh arogansi Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump,” ujar Rocky.
Selain isu geopolitik, Megawati juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Rocky menyebut, Megawati mengingatkan dampak kerusakan alam yang dapat mengancam kehidupan masyarakat.
“Megawati mengingatkan bahwa merusak lingkungan berarti merusak peradaban. Pesan ini penting terutama bagi generasi muda,” kata Rocky.
Rocky mengaku puas dengan pidato Megawati yang dinilainya mencakup berbagai isu strategis yang perlu menjadi perhatian bangsa.
“Saya gembira bisa mendengarkan pandangan yang jernih, tulus, dan berani dari Ibu Megawati,” tutup Rocky. (sp/pr)










