Scroll untuk baca artikel
HukrimNews

Polres Metro Bekasi Ungkap Curas Hanphone dan Curanmor

×

Polres Metro Bekasi Ungkap Curas Hanphone dan Curanmor

Sebarkan artikel ini
Curanmor, polres Metro bekasi
AKBP Wijonarko, Wakapolres Metro Bekasi Kota (tengah) menunjukkan barang bukti pencurian kendaraan bermotor berupa plat nomor yang diduga palsu. Foto: Sng/Suarapena.com
SUARAPENA.COM – Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) diamankan pihak Polres Metro Bekasi Kota usai beraksi di Jl. Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/7/2017) lalu.

“Satu orang diamankan berinisial MB alias Ceker, dua lainnya STY dan ALN masih DPO (daftar pencarian orang),” kata Wakapolres Bekasi Kota, AKBP Wijonarko, Selasa (1/8/2017).

Peristiwa pencurian dengan kekerasan terjadi saat korban Rizqi pulang bersama seorang temannya berjalan kaki usai makan malam. Pada saat itu 3 tersangka yang mengendarai sebuah sepeda motor menghampiri dan melakukan perampasan handphone.

Berita Terkait:  Taman Bacaan Kemala Hadir di Polsek Bantargebang untuk Anak-anak

“Saat ditodong badik saksi korban sempat melawan hingga mengalami luka robek di jari tangan,” tukasnya.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Usai melakukan aksinya, para pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka tunpangi sebelumnya.

Berita Terkait:  Antisipasi Kejahatan pada Nasabah Bank, Polisi Sediakan Pengawalan Gratis

Terhadap pelaku, dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.

Selain pencurian dengan kekerasan, pihak Polres Metro Bekasi Kota juga berhasil dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang biasa beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi.

“Satu pelaku dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat ditangkap petugas,” kata Wijonarko.

Berita Terkait:  Perintahkan Tak Tilang Manual, Polrestro Bekasi Pilih Cara Ini

Dari dua pelaku curanmor, satu diantaranya adalah residivis dari kasus yang sama. Pelai inisial A bertugas sebagai pemetik yang membobol kunci sepeda motor yabg sedang diparkir menggunakan kunci letter T. Bersama pelaku F, T biasa melakukan surver terlebih dahulu sebelum melakukan aksinya.

“Hasil dari kejahatan mereka dijual ke penadah di wilayah Karawang,” tutupnya. (sng)