Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jakarta

Pramono Angkat Suara Gegara Warga Terganggu Lapangan Padel Bising

×

Pramono Angkat Suara Gegara Warga Terganggu Lapangan Padel Bising

Sebarkan artikel ini
Pramono Anung akan panggil stakeholder terkait izin lapangan padel di Jakarta, karena warga merasa terganggu.
Pramono Anung akan panggil stakeholder terkait izin lapangan padel di Jakarta, karena warga merasa terganggu.

Suarapena.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan memanggil jajarannya serta para pemangku kepentingan terkait perizinan pembangunan lapangan padel di Jakarta.

Langkah tersebut diambil menyusul keluhan warga yang merasa terganggu dengan operasional sejumlah lapangan padel di lingkungan permukiman.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Jadi, minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya akan meminta untuk dipresentasikan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Berita Terkait:  Pramono Minta Inspektorat Selidiki Manipulasi Laporan JAKI dengan AI

Pramono mengatakan, pertemuan itu bertujuan untuk memastikan seluruh lapangan padel yang beroperasi telah mengantongi izin sesuai ketentuan dan menjalankan usaha berdasarkan regulasi yang berlaku.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu melakukan evaluasi menyeluruh agar keberadaan fasilitas olahraga tersebut tidak merugikan masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, kenyamanan dan ketenangan warga menjadi prioritas utama Pemprov DKI dalam memberikan izin usaha.

Berita Terkait:  DKI Jakarta Hibahkan 14 Unit Mobil Damkar ke Kota Bekasi Hingga Karo

“Bagi daerah-daerah yang kemudian mengganggu masyarakat karena kemudian tidak sesuai dengan izin yang diberikan, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” kata Pramono.

Pramono menambahkan, Pemprov DKI akan menindak pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan perizinan, termasuk jika operasionalnya berdampak pada ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (sp/bj)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca