Suarapena.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran terkait mempercepat pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Percepatan dilakukan setelah ia meninjau langsung progres pekerjaan di lapangan.
Sebelumnya, Pramono menargetkan pembongkaran seluruh tiang monorel rampung pada September 2026 dengan kecepatan satu tiang per hari. Namun, melihat kondisi riil di lapangan, ia meminta agar ritme pengerjaan ditingkatkan.
“Untuk tiang monorel, saya mencanangkan diselesaikan di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat,” ujar Pramono di Hotel Aryaduta Menteng, Jumat (6/2/2026).
Ia meminta agar pembongkaran dilakukan dengan target empat hingga lima tiang per hari. Menurut Pramono, kebijakan tersebut saat ini sudah mulai diterapkan oleh tim pelaksana.
“Kalau dulu hanya satu tiang satu hari, saya minta tidak. Kalau perlu empat sampai lima tiang sehari dan sekarang sudah dilakukan,” katanya.
Pramono menjelaskan, sebagian besar tiang baja monorel telah dibongkar. Tahap pekerjaan saat ini difokuskan pada pembongkaran struktur beton yang diperkirakan memerlukan waktu lebih lama dibandingkan tiang baja.
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menegaskan bahwa anggaran sebesar Rp 100 miliar yang disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan alokasi untuk penataan kawasan secara menyeluruh, bukan hanya pembongkaran tiang monorel.
“Rp 100 miliar itu secara keseluruhan untuk selokan, jalan, taman, pedestrian, dan sebagainya,” ujarnya.
Pramono juga menyampaikan pembongkaran tiang monorel tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta menuntaskan proyek mangkrak sekaligus menata kembali kawasan HR Rasuna Said agar lebih fungsional dan tertata. (sp/bj)










