“Kiatnya kita memang banyak pembinaan, selain yang sudah dijadwalkan pemerintah daerah, dari masing-masing gurunya juga memberikan pembinaan kepada para qori-qoriah, hafiz-hafizah, baik melalui telpon maupun kunjungan santri ke para kyainya,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Bennie, untuk memotivasi para peserta, Pemkab Bekasi memberikan dukungan penuh, baik dari sisi anggaran maupun uang pembinaan untuk para peserta.
“Untuk empat orang peserta yang menjadi Juara 1, Insya Allah akan memperkuat Kafilah Jawa Barat pada STQH tingkat nasional yang akan diadakan di Jambi,” katanya.
Kabag Kesra menandaskan, prestasi Kabupaten Bekasi pada STQH ke-18 Jawa Barat tahun 2023 merupakan kerja tim, dari para pembina, para kyai, para peserta yang giat berlatih, juga para official dari LPTQ dan Kemenag Kabupaten Bekasi.
“Juga berkat support dan komitmen yang tinggi dari Pak Pj Bupati Bekasi, Bapak Sekda dan Ibu Asda 1, dan para kepala perangkat daerah yang ikut mendukung melakukan monitoring selama acara STQH berlangsung,” ujarnya.










