Suarapena.com, BEKASI – Aula Asrama Haji Kota Bekasi tampak ramai oleh semangat perubahan pada Minggu pagi. Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI yang diwakili oleh Sukur H. Nababan menggelar Sosialisasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata pemerintah dalam membangun fondasi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan — mulai dari perwakilan pemerintah daerah, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, hingga warga Bekasi — yang antusias menyambut program prioritas nasional tersebut.
Dalam sambutannya secara daring, Sukur menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar distribusi makanan, melainkan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program ini bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi tentang menghadirkan kesempatan bagi generasi kita tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak yang sulit belajar karena kekurangan gizi,” tegas Sukur dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi agar pelaksanaan program berjalan maksimal. Menurutnya, keberhasilan MBG bergantung pada kerja sama lintas sektor — dari pemerintah hingga masyarakat.
Sementara itu, Analis Kebijakan Muda BGN, Ade Tias Maulana, menekankan pentingnya menjaga mutu dan tata kelola pelaksanaan program di setiap daerah.
“MBG adalah program prioritas nasional yang dijalankan bersama pemerintah daerah. Namun, kualitas makanan dan standar operasionalnya harus dijaga. Kami terbuka terhadap masukan agar program ini semakin baik,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Dinas Sosial Kota Bekasi. Perwakilannya, Ester, menilai MBG memiliki peran besar dalam menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Program ini bukan hanya memberi makan anak-anak, tapi juga membangun masa depan bangsa. Kami siap berkolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan di lapangan benar-benar efektif,” ujarnya.
Program MBG juga diharapkannya menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan gizi nasional. Selain mencegah stunting dan gizi buruk sejak masa kehamilan hingga usia sekolah, MBG juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan sehat, aman, dan bergizi seimbang.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, BGN dan Komisi IX DPR RI optimis bahwa Program MBG akan menjadi warisan kebijakan strategis bagi terwujudnya generasi emas Indonesia 2045 — generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di kancah global. (sp/pr)







